(Gb. 16.20). Ukuran film biasanya 35
× 50 mm. Ukuran kertas gambar, judul,
tanggal, nomor rol dsb di cacat dan
di cetak pada kartu.
Keuntungan – keuntungannya kartu
berlubang adalah :
1) Penemuan kembali lebih cepat dan
mudah.
2) Mudah di cetak
3) Penggantian sebuah kartu karena
perubahan rencana atau revisi gambar
Lebih
mudah.
4) Kartu duplikat dapat lebih mudah meneruskan
informasi gambar antara
bengkel-bengkel.
Kerugian-lerugiannya
adalah dsb :
1) Kemungkinan hilang.
2) Lebih banyak tempat simpan dari pada
rol atau pita.
Gb. 16.21 memperlihatkan sebuah
lemari penyimpanan. Belakang ini kartu-
16. Penanganan Gambar
Kartu disimpan dalam peti yang
bersatu dengan mesin.
(d)
Membaca dan reproduksi mikro film.
Sebuah alat pembaca mikro di
pergunakan untuk membaca film sebagai
referensi. Catatan mikro film di buat
dengan alat reproduksi dengan skala pem-
besaran atau pengecilan sesuai
kebutuhan. Dalam waktu singkat, sebuah alat
pembaca pencetakan seringkali di
pergunakan untuk memebaca atau mencetak.
Gb.
16.22 adalah sebuah alat pembaca mikro film.
Gb. 16.22 Alat Baca Microfilm
BAB 17.
PENYEDERHANAAN GAMBAR
Pada
umumnya penyajian gambar harus menyatakan bentuk benda secara tepat. Untuk menghemat waktu penggambar dan
pembaca, telah di tetapkan cara- cara
penyederhanaan gambar untuk beberapa elemen mesin. Cara ini juga diper- gunakan
untuk bagian benda atau elemen yang megulang, yang telah dibahas pada Bab 9.6, dan gambar bagan (skema).
Elemen-eleman gambar tertentu di beri keterangan tujuan atau cara mempergunakan
alat (tooling).
17.1 Penyederhanaan
Penyajian Lubang Senter
Lubang-lubang senter adalah
elemen-elemen vital untuk proses pemesinan berputar, seperti misalnya mesin
bubut atau gerinda silindris, khususnya untuk poros atau benda-benda
sejenis.
Ada tiga macam lubang senter, yang
masing-masing harus di tentukan sesuai fungsinya :
1) Lubang senter diprlukan pada bangian
yang telah sesuai.
2) Lubang senter dapat di terima pada
bagian yang telah sesuai.
3) Lubang senter tidak boleh terdapat
pada bagian yang telah sesuai.
Dalam hal
lubang senter harus ada, pada dasarnya bentuk dan ukurannya
Gb.
17.1 Penyajian Senter Yang
Disederhanakan
17. Penyederhanaan Gambar.
harus
digambar, tetapi tidak perlu di gambar secara tepat, karena lubang senter ini
di buat dengan mata bor standar.
Keterangan paling penting untuk
lubang senter ialah lubang senternya harus atau boleh berada pada benda yang
telah sesuai. Tujuan lubang senter atau jenis lubang senter juga berguna.
Gb. 17.1 memperlihankan penyajian yang
disederhanakan dari sebua lubang senter, dengan lambang dan catata tujuan sesuai
dengan ISO/R866, 2540 dan 2541.
Arti dari pada penunjuk adalah:
Lubang senter ISO 2540 jenis B ialah, d
= 2,5 mm, D = 8 mm.
Perancang bebas untuk menentukan tujuan. Bila mana tujuanya tidak deper-
lukan, maka garis penunjuk dan catatanya dapat ditiadakan.
17.2 Penyederhanan Gambar Ulir Dan Bagian-Bagian
Berulir
Sambunga ulir sangat luas
dipergunakan dalam mesin-mesin, dan terdapat bermacam-macam jenis ulir. Jika
diambil sebuah batang berulir, baut umpamanya, dan kemudian dipotong memanjang,
maka akan terlihat penampang ulirnya. Ter- gantung dari jenis ulirnya, maka
penampang ulir tersebut dapat berbentuk segi
tiga, segi empat, trapezium, bulat dsb.nya. Penampang-penampang ini
dapat dililitikan memlalui garis ulir di dalam dan di luar suatu silinder.
Dengan demikian akan terbentuk sebuah ulir dalam atau ulir luar. Untuk
menggambar bentuk- bentuk ulir tersebut
di perlukan waktu dan pekerjaan yang lama dan membo-sankan, bila di gambar
dalam proyeksi sebenarnya (Gb. 17.2).
sebagai gambar